Redaksi LSSBO | 6 Juni 2026 | Kategori: Liga Indonesia

Grafis ilustrasi: LSSBO.com - gambar original bebas hak cipta.
Persebaya Surabaya mulai bergerak cepat di bursa transfer untuk menyambut Super League musim 2026/2027. Bajul Ijo melakukan perombakan signifikan di skuadnya, ditandai dengan kepergian enam pemain asing sekaligus. Langkah ini menjadi penanda dimulainya era baru di bawah arahan pelatih anyar, Bernardo Tavares.
Perombakan skuad memang menjadi hal lumrah di setiap pergantian musim, terlebih ketika sebuah tim ingin tampil lebih kompetitif. Bagi Persebaya, keputusan ini diyakini sebagai upaya membangun fondasi tim yang lebih kokoh demi mengejar target yang lebih tinggi.
Enam Pemain Asing Hengkang
Hingga awal Juni 2026, enam pemain asing dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari Bajul Ijo. Mereka adalah Bruno Moreira, Milos Raickovic, Mihailo Perovic, Gustavo Fernandes, Pedro Matos, dan Bruno Paraiba. Total nilai pasar keenam pemain tersebut disebut mencapai sekitar Rp 25,20 miliar berdasarkan data Transfermarkt.
Kepergian sebanyak ini tentu meninggalkan lubang besar di skuad. Namun, di sisi lain, hal ini juga membuka ruang bagi manajemen dan pelatih untuk mendatangkan pemain-pemain baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan filosofi permainan yang ingin diterapkan.
Kepergian Bruno Moreira Paling Disorot
Dari sederet nama yang hengkang, kepergian Bruno Moreira menjadi yang paling menyita perhatian. Kapten tim asal Brasil itu memutuskan melanjutkan karier di luar Indonesia setelah membela Bajul Ijo selama empat musim dalam dua periode berbeda. Ia dikabarkan bergabung dengan klub Thailand, Port FC, untuk musim 2026/2027.
Sebagai kapten sekaligus figur penting, kehilangan Bruno Moreira jelas terasa, baik dari sisi kualitas maupun kepemimpinan. Persebaya kini dituntut menemukan sosok pengganti yang mampu mengisi peran sentral tersebut, tidak hanya di lapangan tetapi juga di ruang ganti.
Dua Pemain Asing Dipertahankan
Di tengah gelombang kepergian, Persebaya tetap mempertahankan dua pilar asing andalannya. Francisco Rivera dan Jefferson Silva dipastikan masih menjadi bagian dari skuad. Bahkan, keduanya mendapat perpanjangan kontrak jangka panjang sebagai bentuk kepercayaan klub.
Jefferson Silva memperoleh perpanjangan kontrak berdurasi dua musim, sementara Francisco Rivera diikat dengan kontrak selama tiga musim. Keputusan ini menunjukkan bahwa keduanya dipandang sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang yang tengah dibangun klub.
Sentuhan Awal Bernardo Tavares
Perombakan ini dianggap sebagai langkah awal Bernardo Tavares dalam mempersiapkan fondasi tim. Sebagai pelatih baru, ia tampak ingin menyusun skuad sesuai dengan visi dan strategi yang ia usung. Menentukan siapa yang pergi dan siapa yang bertahan adalah bagian krusial dari proses tersebut.
Tantangan Tavares ke depan adalah meramu pemain lama dan rekrutan baru menjadi satu kesatuan yang solid. Proses adaptasi dan pembentukan chemistry akan menjadi pekerjaan rumah utama, terutama jika Persebaya ingin tampil kompetitif sejak awal musim.
Menatap Super League 2026/2027
Super League musim 2026/2027, sebagai kasta tertinggi sepak bola Indonesia, dijadwalkan mulai bergulir pada 4 September 2026. Artinya, Persebaya masih memiliki waktu untuk merampungkan perombakan skuad sekaligus menjalani persiapan pramusim secara matang.
Bagi Bonek, julukan suporter setia Persebaya, perombakan ini menghadirkan harapan sekaligus tanda tanya. Mereka tentu menanti seperti apa wajah baru tim kebanggaannya, dan apakah para rekrutan anyar mampu menjawab ekspektasi tinggi yang selalu mengiringi langkah Bajul Ijo.
Bursa Transfer yang Kian Memanas
Aktivitas Persebaya ini menjadi bagian dari dinamika bursa transfer Super League yang kian memanas. Klub-klub besar lain juga dilaporkan aktif berbenah, menjadikan persaingan musim depan diprediksi semakin ketat dan menarik untuk diikuti.
Pada akhirnya, keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh banyaknya pemain yang datang atau pergi, melainkan oleh ketepatan dalam membangun skuad yang seimbang. Persebaya kini berada di fase krusial, dan keputusan-keputusan yang diambil saat ini akan sangat menentukan nasib mereka sepanjang musim 2026/2027.